Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Buntut Kasus di RI

Jakarta, Escape Quiniere Indonesia

Malaysia

Aviation Group (MAG) memberlakukan tes narkoba wajib bagi seluruh pilot di semua maskapainya usai pilot mereka ditangkap otoritas Indonesia karena menyelundupkan narkoba.

Dalam pernyataan pada Jumat (7/8), MAG menyatakan fase pertama pemeriksaan narkoba sudah dimulai terhadap seluruh pilot Malaysia Airlines yang berjumlah 1.260 orang. Pemeriksaan ini bakal rampung pada 15 Agustus mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pilot yang tidak menyelesaikan pemeriksaan pada tanggal yang ditentukan tidak akan mengoperasikan penerbangan sampai mereka dinyatakan lolos sesuai dengan prosedur dan persyaratan peraturan MAG,” demikian pernyataan grup tersebut.

MAG

juga menyatakan pemeriksaan narkoba ini selanjutnya akan diwajibkan bagi seluruh pilot aktif, termasuk awak kabin.

Pilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othman ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada 28 Juli karena menyelundupkan 25 kg narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Pria berusia 39 tahun tersebut ditangkap di pintu masuk Terminal 3 setelah petugas Bea Cukai menemukan 14 paket besar berisi 70 ribu pil ekstasi dan satu paket berisi sabu dari dalam kopernya saat melakukan pemeriksaan X-ray.

Dalam pemeriksaan, Mohd Saufi, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, mengaku diperintahkan seseorang untuk membawa sabu ke Jakarta dengan imbalan sebesar RM50.000.

Pengembangan kasus kemudian mengungkap bahwa tersangka membawa botol kecil berisi urine, diduga untuk antisipasi apabila sewaktu-waktu dilakukan pemeriksaan narkoba. Botol ini belum dipakai ketika Mohd Saufi diminta menjalani tes urine.

Hasil tes urinenya sendiri menunjukkan ia positif mengonsumsi tiga jenis narkotika, yakni sabu, ekstasi, dan kokain.

Mengenai ini, MAG dalam pernyataan yang sama menyatakan bahwa Mohd Saufi tidak sedang bertugas saat penangkapan terjadi. Tersangka disebut sedang dalam masa cuti dan duduk sebagai pengamat di bangku kokpit.

“Individu yang bersangkutan adalah seorang Perwira Kedua yang duduk di kursi kokpit sebagai pengamat dan bukan pilot yang menerbangkan pesawat. Individu tersebut juga sedang tidak bertugas selama dua hari sebelum insiden tersebut,” tulis MAG, tanpa menyebutkan identitas tersangka.

MAG memastikan pilot yang menerbangkan Malaysia Airlines MH727 saat itu memenuhi syarat untuk mengoperasikan penerbangan.

Meski begitu, MAG mengakui tindakan Mohd Saufi “sama sekali tidak bisa diterima dan bertentangan dengan standar profesional” mereka.

“Keselamatan operasional dan kesiapan awak pesawat untuk bertugas adalah hal yang tidak dapat ditawar di MAG. Kami menanggapi serius setiap pelanggaran standar keselamatan kami dan telah bertindak cepat untuk meningkatkan pemeriksaan narkoba wajib di seluruh pilot aktif kami,” kata Presiden dan CEO Grup MAG, Kapten Nasaruddin A Bakar.

“Meskipun insiden langka ini tidak mencerminkan profesionalisme sebagian besar karyawan kami, kami akan terus memperkuat pengamanan kami untuk menjaga kepercayaan penumpang dan pemangku kepentingan kami,” lanjutnya.

MAG merupakan grup perusahaan penerbangan yang mengoperasikan Malaysia Airlines. Grup ini juga mengoperasikan Firefly, yang merupakan penerbangan jarak pendek, serta penerbangan haji dan umrah, Amal.

(blq/bac)

[Gambas:Video Escape Quiniere]

Baca lagi: Iran Ancam Bikin Negara-negara Teluk Gelap Gulita

Baca lagi: Taksi Listrik Xanh SM Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Indonesia

Baca lagi: Insiden Jalan Raya, Direskrimum Polda Sumbar Diduga Aniaya Pengendara

5 Responses

  1. Saya pribadi sudah mencoba beberapa langkah yang disebutkan di atas sejak bulan lalu. Hasilnya memang terasa sangat memuaskan, terutama dalam hal efisiensi waktu dan energi harian saya.link nona 88

  2. Membaca tulisan ini membuat saya berefleksi tentang strategi yang selama ini saya gunakan. Ternyata ada beberapa pendekatan yang kurang efektif dan harus segera saya perbaiki berdasarkan poin-poin di artikel ini.dara 88

  3. Tulisan ini menghadirkan wawasan segar. Selain poin-poin mendasar di atas, keterlibatan pihak ketiga atau ahli di bidang terkait juga bisa menjadi pendorong percepatan hasil yang ingin dicapai. untung88 link gacor

  4. Sebuah ulasan yang sangat tajam dan mencerahkan. Penulis tidak hanya membeberkan masalah, tetapi juga menyertakan perspektif pemecahan masalah yang sangat logis dan bisa diterapkan secara nyata. situs bejo88

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: