Media Asing Soroti Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Jakarta, Escape Quiniere Indonesia

Sejumlah media asing turut memberitakan

kecelakaan kereta

antara Commuter Line (KRL) dengan kereta api jarak jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Media

Al Jazeera

merilis laporan dalam bentuk video terkait kecelakaan tersebut dengan judul “korban selamat dari kecelakaan kereta api mematikan di Indonesia berhasil dievakuasi dari reruntuhan.”

Dalam video itu dijelaskan tim penyelamat berusaha keras mengevakuasi penumpang yang terjebak di dalam kereta imbas kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media yang berbasis di Amerika Serikat

Washington Post

juga memberitakan kecelakaan kereta ini.

“Tabrakan kereta api di dekat ibu kota Indonesia, menewaskan setidaknya 4 orang,” demikian artikel yang dirilis Washington Post, Selasa.

Media yang berbasis di Singapura

Channel NewsAsia

(CNA) tak ketinggalan merilis artikel serupa. Mereka menulis artikel berjudul “kecelakaan kereta dekat Jakarta, tujuh orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.”

Di paragraf pertama, mereka menulis tim penyelamat berusaha menjangkau korban yang terjebak dalam kereta.

CNA juga menyematkan pernyataan Juru bicara PT KAI Anna Purba. Dia mengatakan kepada televisi lokal bahwa tujuh orang tewas dalam kecelakaan itu dan 81 orang terluka.

Media Singapura ini juga mencantumkan kesaksian penumpang yang kini dirawat di rumah sakit.

“Semua terjadi begitu cepat dalam sekejap mata,” kata Sausan (27 tahun) kepada AFP.

“Ada dua pengumuman dari KRL. Semuanya sudah siap turun, lalu tiba-tiba terdengar suara lokomotif, sangat keras,” imbuh dia.

Sausan mengatakan penumpang tak punya waktu untuk keluar, dan semua orang terjepit di dalam kereta, saling bertumpuk.

“Aku tidak tahu bagaimana keadaan orang yang berada di bawahku,” ujar perempuan yang saat itu baru pulang kerja.

Lebih lanjut, Sausan mengaku takut mati lemas dalam tumpukan manusia dan khawatir beberapa orang yang terjepit di bawahnya tidak selamat.

“Syukurlah saya berada di atas, jadi saya bisa dievakuasi dengan cepat.”

(isa/dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Prabowo Dijadwalkan Hadir Peringatan Hari Buruh di Monas 1 Mei

Baca lagi: Target E20, Pertamina Perkuat Sinergi Pengembangan Bioetanol Domestik

Baca lagi: Ini Kata Ustaz Solmed setelah Polisikan 10 Akun Medsos

3 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: