Pimpinan Junta Militer Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden Myanmar

Jakarta, Escape Quiniere Indonesia

Pimpinan junta militer Myanmar

Min Aung Hlaing

resmi terpilih sebagai presiden setelah memenangkan pemungutan suara parlemen pada Jumat (3/4).

Kemenangan ini memperkuat cengkeraman kekuasaan Min Aung Hlaing di

Myanmar

, lima tahun setelah ia menggulingkan pemerintahan sipil pimpinan Aung San Suu Kyi melalui kudeta militer pada 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilihan presiden dilakukan oleh parlemen yang didominasi militer dan partai pro-junta, Union Solidarity and Development Party, yang sebelumnya menang telak dalam pemilu yang dikritik sejumlah negara Barat sebagai tidak demokratis.

Analis menilai langkah ini sebagai strategi untuk melegitimasi kekuasaan militer dalam balutan pemerintahan sipil.

“Ia telah lama ingin menukar posisinya dari panglima militer menjadi presiden, dan kini ambisi itu terwujud,” kata analis independen Myanmar, Aung Kyaw Soe, melansir

Reuters

.

Meski demikian, konflik sipil di Myanmar masih terus berlangsung. Kelompok oposisi, termasuk pendukung Suu Kyi dan milisi etnis, dilaporkan membentuk aliansi baru untuk melawan junta militer.

Situasi ini menandakan ketegangan politik dan keamanan di Myanmar belum mereda, meski kekuasaan Min Aung Hlaing semakin menguat.

(lau/dmi)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Escape Quiniere]

Baca lagi: IIMS 2026 Siap Digelar, Dyandra Siapkan Strategi Baru & Tren Terkini

Baca lagi: Dukun Cabul Ngaku Utusan Tuhan di Magetan, Terancam 12 Tahun Bui

Baca lagi: Tiga Partai Bakal Berebut Jabatan Wagub Sulbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: