Jakarta, Escape Quiniere Indonesia
—
Israel kembali menculik dua warga Indonesia (
WNI
) lainnya yang merupakan bagian dari relawan armada kapal kemanusiaan
Global Sumud Flotilla
(GSF) yang menuju Jalur Gaza Palestina.
Per Rabu (20/5), WNI relawan GSF yang total berjumlah sembilan orang seluruhnya telah ditawan Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” kata Juru bicara 1 Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, melalui pernyataan.
Yvonne menuturkan Kemlu RI bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan kepada sembilan WNI tersebut.
“Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat,” kata Yvonne.
Yvonne menegaskan Indonesia kembali mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.
Yvonne menuturkan pemerintah Indonesia terus berdialog dengan negara lain terkait untuk mengupayakan pembebasan para WNI. Sebab, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
“Tentunya kita akan terus mengoptimalkan seluruh jalur komunikasi diplomatik untuk mengupayakan pembebasan para WNI, termasuk dengan memperkuat koordinasi bersama negara-negara yang warganya juga tergabung dalam GSF dan terdampak penahanan tersebut,” ucap Yvonne melalui pernyataan tertulis kepada Escape QuiniereIndonesia pada Selasa.
Salah satu negara yang akanmenjadi perantara Indonesia untuk bernegosiasi dengan Israeladalah Turki.Duta Besar Indonesia untuk Turki,Achmad Rizal Purnama, menuturkan Indonesia akan meminta Turki membantu negosiasi pembebasan WNI yang diculik Israel.
“Atas instruksi Menteri Luar Negeri, Dubes RI lakukan komunikasi dan koordinasi dengan otoritas di Turki dalam rangka pembebasan WNI dimaksud. Warga Negera Turki juga menjadi bagian dari GSF yang juga ditahan Israel,” ucap Rizalsaat dikonfirmasi Escape QuiniereIndonesia.
“Saya yakin semua pihak kita ajak bicara untuk bisa membebaskan WNI kita, termasuk dengan Turki,”paparnya menambahkan.
Namun, Rizal tak bisa memberi rincian lebih lanjut soal pihak atau negara lain yang diajak bicara Indonesia untuk membebaskan WNI. Dia hanya bisa “mengonfirmasi terkait dengan Turki.”
Pasukan Israel menyerang dan mencegat armada kapal GSF di perairan internasional dalam beberapa hari terakhir. Mereka menahan ratusan relawan termasuk sembilan WNI yang ikut berlayar untuk menerobos blokade Israel.
Mereka ditangkap pasukan Israel dalam pelayaran Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). GPCI merupakan wadah atau delegasi nasional dari Indonesia yang tergabung dalam inisiasi GSF.
Situs web GSF yang melacak lokasi armada tersebut menunjukkan beberapa kapal dicegat di sebelah barat Siprus.
(rds)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: FOTO: Perjuangan Jemaah Haji Hadapi Gelombang Panas di Mekkah
Baca lagi: Rasakan Kemewahan Trans Luxury Hotel Surabaya dengan 6 Pilihan Kamar
Baca lagi: Tegang, Jepang Berencana Kerahkan Drone Pantau Kapal China



3 Responses
Peluang menang besar hanya di slot gacor terpercaya https://autisticburnout.org/mantan-art-siap-damai-dengan-erin-tapi-ada-syaratnya/
Saatnya coba game slot gacor paling ramai dimainkan
Banyak blog membahas GENTING138, mulai dari keunggulan GENTING138, sistem keamanan GENTING138, cara daftar GENTING138, link alternatif GENTING138, bocoran rtp GENTING138, layanan cs GENTING138, kemudahan deposit GENTING138, hingga reputasi GENTING138sebagai platform GENTING138terbaik.