Wamenlu soal Telat Terima Surat Kepercayaan Dubes: Presiden Minta Maaf

Jakarta, Escape Quiniere Indonesia

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Anis Matta mengomentari soal keterlambatan Istana dalam menerima Surat Kepercayaan (Letter of Credentials) sejumlah

duta besar

negara sahabat.

“(Presiden Prabowo) juga sudah menyampaikan, pertama beliau meminta maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh dubes dan murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau, sama sekali tidak,” kata Anis kepada awak media di Istana Negara, Senin (8/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anis kemudian menegaskan tidak ada niat sama sekali untuk sengaja menunda acara penerimaan Surat Kepercayaan dari para dubes asing.

“Murni karena masalah jadwal yang sangat padat saja sejak dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global yang benar-benar membutuhkan konsentrasi penuh ya,” tutur Anis.

Anis kemudian mengatakan para dubes bisa memahami kendala jadwal terkait keterlambatan penerimaan Surat Kepercayaan.

“Mereka bisa mengerti situasinya dan karena pada dasarnya situasi seperti ini juga pada umumnya karena situasi global seperti sekarang ini, orang bisa mengerti situasinya. Jadi tidak ada, tidak ada masalah pada dasarnya gitu ya,” ia menambahkan.

Penerimaan Surat Kepercayaan para dubes digelar hari ini di Istana Negara. Anis kemudian mengatakan sejumlah dubes yang sudah menyerahkan Letter of Credentials ke Istana Negara.

“Ada yang dari Asia Tenggara ada Filipina, kemudian dari Asia Selatan ada Sri Lanka, kemudian dari Eropa ada Ceko dan Yunani, kemudian dari Timur Tengah ada

Palestina dan Lebanon, kemudian ada dari Korea Selatan sudah tadi, kemudian satu lagi dari

Saint Lucia, dari Karibia,” ucap Anis.

(del/bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Escape Quiniere]

Baca lagi: Azura, Putri Aurel dan Atta, Dirawat Usai Jatuh dari Ketinggian

Baca lagi: H-1 Timnas Indonesia vs Mozambik, Justin Hubner Masih Menepi

Baca lagi: FOTO: Flash Mob Para Penari di Pasar Baru

16 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: